S E L A M A T TAHUN BARU 1 JANUARI 2014

▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬
S E L A M A T TAHUN BARU 1 JANUARI 2014
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN
▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬ஜ۩۞۩ஜ▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬▬

By pagarnusa Posted in Uncategorized

SESAT ITU TIDAK GAMPANG*

Akhmad Sahal
Wakil Ketua Pengurus Cabang Istimewa NU Amerika
Ada satu hadits bernada murung yang cukup populer di kalangan kaum
muslim: “umatku kelak akan terpecah-pecah ke dalam 73 golongan yang
berbeda-beda, dan hanya satu dari mereka yang selamat.”
Ramalan Nabi dalam hadits tersebut terasa murung bukan hanya karena
perpecahan umat ke dalam beragam aliran digambarkan sebagai sesuatu
yang tak terelakkan, melainkan juga karena sebagian besar dari mereka
oleh hadits tersebut divonis sesat dan bakal masuk neraka. Hanya satu
kelompok saja yang Islamnya benar dan layak masuk surga.
Dalam hadits di atas, Nabi tidak menegaskan secara eksplisit siapa satu
kelompok yang selamat (firqah najiyah) itu. Ini pada gilirannya membuka
peluang bagi golongan Islam tertentu untuk mengklaim sebagai satu-
satunya kelompok yang selamat.
Kosekuensi logisnya, mereka menganggap sesat semua kelompok Islam
lain. Ini terutama terjadi dalam ranah teologi Islam, di mana aliran-aliran
yang saling bertikai kerap melempar tuduhan kafir satu sama lain.
Yang paling terkenal adalah sekte khawarij yang mengaku sebagai para
pembela Islam yang hendak menegakkan kedaulatan hukum Allah (dengan
slogannya la hukma illa lillah-tidak ada hukum kecuali hukum Allah), tapi
ujung-ujungnya mengkafirkan kubu Ali bin Abu Thalib maupun kubu
Mu’awiyah bin Abu Sufyan yang terlibat dalam Perang Shiffin, yang
berarti mengkafirkan mayoritas sahabat Nabi.
Di mata kaum khawarij, kedua kubu tesrebut telah keluar dari Islam
karena menempuh arbitrase demi mengakhiri perang saudara di antara
mereka. Dan arbitrase (tahkim) semacam ini dianggap identik dengan
berhukum berdasar aturan manusia, bukan aturan Allah, suatu bentuk
kekufuran di mata kaum khawarij.
Di masa sekarang, kaum Wahhabi tak segan-segan menuduh muslim lain
yang tidak mengikuti ajaran tauhid mereka sebagai telah jatuh dalam
kemusyrikan.
Singkat kata, ramalan Nabi dalam hadits di atas secara selintas justru
terkesan menjadi dalil pembenar bagi intoleransi antar sesama muslim
dan eksklusivisme di kalangan umat. Tapi apa betul kesan selintas ini?
Kalau yang kita tanya Imam al-Ghazali, barangkali ia akan dengan tegas
menjawab tidak betul. Dalam traktat tipisnya, Faysal al Tafriqah baina al-
Muslim wa al-Zandaqoh, Al-Ghazali membantah kesimpulan bahwa hadits
ramalan di atas menyuburkan intoleransi dan eksklusivisme dalam
berislam dengan sejumlah alasan:
Pertama, hadits tersebut memang menyebutkan hanya satu kelompok
Islam yang selamat, tapi yang dimaksud di sini adalah satu golongan yang
langsung masuk surga secara ekspres, tanpa hambatan. Sedangkan
kelompok-kelompok muslim lain mungkin perlu melewati fase “pencucian”
dulu di neraka, tapi setelah itu bakal masuk surga juga.
Dengan kata lain, mayoritas golongan dan sekte dalam Islam pada
akhirnya akan terselamatkan semua di akhirat. Alasan kedua, hadits di
atas bukanlah satu-satunya versi yang ada. Al-Ghazali mengutip versi lain
yang justru bertolak belakang dengan hadits yang pertama. Bunyinya
begini: “umatku akan terpecah-pecah ke dalam 73 golongan, semuanya
selamat kecuali satu kelompok.”
Al-Ghazali selanjutnya berargumen bahwa pilar fundamental dalam
keimanan sesungguhnya hanya tiga: iman kepada keesaan Allah, kepada
Muhammad sebagai Rasulullah, dan kepada datangnya hari kiamat.
Baginya, seseorang baru bisa disebut kafir kalau tidak percaya kepada
ketiga hal pokok tersebut. Sedangkan di luar wilayah fundamental
tersebut adalah soal-soal sekunder, sekadar cabang-cabang agama (furu’),
yang apabila seorang muslim menyangkalnya sekalipun tidak
menjadikannya kafir.
Al-Ghazali di sini sebenarnya hendak mengatakan bahwa hampir semua
pertikaian pendapat dalam soal-soal teologi antara kaum mu’tazilah yang
rasionalis versus ahlul hadits yang tesktualis, atau antara kaum Sunni dan
Syi’ah, adalah pertikaian soal-soal sekunder yang masih dalam koridor
keIslaman.
Dengan kata lain, pertikaian pendapat tersebut tidak menjadikan mereka
sesat. Kalau dalam soal teologi saja begitu jembar ranah toleransinya,
apalagi dalam soal syari’ah dan fiqh.
Pandangan Al-Ghazali ini menarik karena ia membalikkan nada murung
ramalan Nabi dalam hadits di atas menjadi lebih rileks dan cerah.
Keragaman aliran Islam diterima sebagai rahmat, bukan kutukan. Selama
mereka masih percaya pada tiga pilar iman di atas, maka silang pendapat
di antara mereka tidak akan menjerumuskannya ke dalam kekafiran.
Spirit toleransi yang disuarakan Al-Ghazali ini tampaknya diamini dan
bahkan diperluas oleh Muhammad Abduh. Abduh menulis dalam kitabnya
Al-Islam wa al-Nashraniyyah: “apabila seorang muslim menyatakan satu
pendapat yang kalau dilihat dari seratus sisi tampak kufur, tapi ada satu
sisi saja yang terlihat masih dalam iman, maka orang tersebut tidak bisa
dicap sebagai kafir.”
Jadi ternyata, dalam soal-soal keislaman, menjadi sesat itu tidak gampang.
Dimuat di KORAN TEMPO, 3/8/2011

By pagarnusa Posted in Uncategorized

Puji syukur alhamdulillah.

msh bisa mempertahankan juara umum untuk yang ke-3 secara berturut-turut di Kejuaran pencak silat IPSI se kabupaten Gresik di GOR TRI DARMA PT.PETROKIMIA GRESIK

By pagarnusa Posted in Uncategorized

Cucu Pendiri NU Terpilih Menjadi Ketua Umum Pagar Nusa

Cucu Pendiri NU Terpilih Menjadi Ketua Umum Pagar Nusa
Muhammad Saifullah – Okezone
Rabu, 11 Juli 2012 20:53 wib
Aizzudin Abdurrahman
Aizzudin Abdurrahman

JAKARTA – Cucu pendiri Nahdatul Ulama (NU) KH Hasyim As’ary, Aizzudin Abdurrahman, terpilih sebagai Ketua Umum Pagar Nusa periode 2012-2017 dalam kongres di Pondok Pesantren Sunan Drajat, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, Rabu (11/7/2012).

Pria yang akrab dipanggil Gus Aiz itu berhasil mengungguli lima kandidat lain, yaitu Abah Suyuthi, Gus Bidin, Fuad Anwar, KH Nuril Arifin, dan Said. Dalam pemilihan, Gus Aiz berhasil menang mutlak dengan meraup 201 suara. Di posisi kedua, Abah Suyuthi dengan 18 suara, kemudian Gus Bidin 9 suara, Fuad Anwar 15 suara, KH Nuril Arifin 2 suara, Said 1 suara dan 1 suara tidak sah.

Dengan demikian, Ketua PBNU H Arvin Hakim Toha selaku pimpinan sidang, menetapkan Gus Aiz sebagai Ketua Umum Pagar Nusa periode 2012-2017. “Saya ucapkan selamat kepada Gus Aiz,” ujarnya diikuti ketukan palu sidang.

Kongres Pagar Nusa yang digelar di Lamongan pada 9 Juli-11 Juli 2012 diikuti 24 wilayah dan 253 cabang dari seluruh Indonesia.

Setelah terpilih sebagai ketua umum, Gus Aiz menegaskan, akan melakukan penataan organisasi dan pembinaan atlet. Pembinaan atlet, menurut dia, bersifat mendesak karena selama ini terkesan kurang diperhatikan. “Di samping itu, Pagar Nusa juga harus melakukan olah intelektual, ekonomi, serta kesenian dan budaya,” ujarnya.

Gus Aiz menambahkan, Pagar Nusa selaku badan otonom PBNU memiliki peran penting menjaga para ulama, kiai, dan pesantren dalam melakukan kegiatan dakwah keagamaan dan kemasyarakatan dalam bingkai NKRI. Pagar Nusa juga berperan penting menjaga tradisi pesantren yang dalam sejarahnya dibidang pendidikan keagamaan mampu mengurai karut-marut persoalan di masyarakat.

“Pagar Nusa beranggotakan orang-orang pilihan yang memiliki ketrampilan khusus, yakni kemampuan bela diri dan kemampuan spiritual di atas rata-rata serta jiwa kesatria sebagai pendekar,” terangnya.

Sejarah, kata Gus Aiz, telah membuktikan Pagar Nusa mampu mencetak pribadi-pribadi handal, kuat, dan teguh pendirian berlandaskan nilai-nilai spiritual dan mental ibadah dalam menjaga pribadi maupun lingkungan di sekitarnya dari pengaruh negatif yang tidak sesuai dengan jati diri dan moralitas bangsa Indonesia. Terutama pada masa kepemimpinan Gus Maksum.

“Jasa Gus Maksum semasa hidup untuk Pagar Nusa menurut saya luar biasa. Belum ada lagi tokoh sebesar beliau. Tapi kita akan bisa meneruskan perjuangan beliau apabila bersama-sama memahami sebenarnya ancaman terbesar Pagar Nusa adalah di luar sana, Pagar Nusa sebagai pagar terluar NU harus mulai diperbaiki struktur bangunannya, memperkuat, dan memotivasi kualitas sumber daya manusia yang membangun dan menjaga pagar,” urainya.

Sebagai salah satu program, sambung Gus Aiz, merealisasikan pembangunan Padepokan bukanlah sebuah mimpi. Dengan kerja keras, padepokan yang akan menaungi perguruan-perguruan di bawah Pagar Nusa dalam waktu singkat pasti bisa diwujudkan.

Di penghujung kalimatnya, Gus Aiz berharap para pendekar Pagar Nusa bisa melanjutkan cita-cita mulia Gus Maksum dan mampu merangkul semua kalangan.

“Beliau dekat dengan seluruh lapisan masyarakat. Saya rasa kita bisa meneruskan itu. Mulai dari petani, pedagang, guru, birokrat, TNI/Polri, artis. Sudah pasti tetap dengan sami’na wa atho’na menjalankan dawuh para ulama, termasuk PBNU. Inilah potensi besar Pagar Nusa yang selama ini tidak terkelola dengan baik untuk kemaslahatan umat,” tandasnya.

By pagarnusa Posted in Uncategorized

KEJURDA PAGARNUSA tgl 24-27 Des 2012 di Situbondo

Hasil rapat Pagar Nusa JATIM : KEJURDA tgl 24-27 Des 2012 di Situbondo.
Kategori Yang di Tandingkan :
Pra remaja kelas : A – E
Remaja kelas : A – G.
Mohon setiap cabang mengadakan seleksi untuk atlit yg dikirim di KEJURDA

By pagarnusa Posted in Uncategorized

Makanan Stamina

Syifa Abdullah
kepada rekan atau adik2 pagar nusa. selamat latihan yang keras guna menghadapi tanggal 23 di nanti. kemaren aq udah jelasi tentang makanan pembangkit performence. . . di sini aq akan jelasin lagi makan yang membuat tidur qta menjadi nyenyak. sebab tidur banyak orang yang menganggap spele tapi pengaruhnya besar. sebab dalam tidur tubuh kita sebenarnyadi service ulang dengan sendirinya setelah beraktivitas.maka dari itu ini daftar makanan2

1. bayam
2. roti gandum
3. pisang
4. kedelai
5. daging ayam atau ikan tanpa lemak

ok di dalam daftar itu silahkan anda pilih salah 1 yang anda sukai atau bisa. dan untuk waktu tidur usahakan secukup2nya 8 jam, seminimal mungkin 6 jam. sebab kalo tidurnya masih kurang maka tubuh untuk beraktivitas kembali kurang fit. dan terus untuk posisi tidur yang baek usahakan terlentang . sebab kalo posisi tidur tengkurep akan memberatkan kerja jantung begitu pun dengan posisi tidur miring ke kiri. ok silahkan mencoba

By pagarnusa Posted in Uncategorized

5-6 Intern Turnamen pagarnusa gresik

Tanpa terasa satu bulan lagi Pagar Nusa Gresik akan mengadakan kegiatan besar dan spektakuler yaitu “Event and Festival Pagar Nusa Gresik 2011″. Banyak para Ranting/Rayon yang sudah konfirmasi untuk keikutsertaan atlet.
Sudah siapkan kalian tanggal 05-06 Maret mendatang ….
Diposkan oleh pagar nusa gresik di gresik 09:31

By pagarnusa Posted in Uncategorized

Pelatihan Pelatih / Pelatihan Pembina Pencak Silat

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Dalam rangka pengembangan Ikatan Pencak Silat Nahdlotul Ulama Pagar Nusa di seluruh lingkungan lembaga pendidikan sebagai Program Khusus untuk Tahun 2010, bersama ini kami bermaksud menyelenggarakan “Pelatihan Pelatih / Pelatihan Pembina Pencak Silat” yang akan dilaksanakan pada :

Tanggal : 12 s/d 14 Maret 2010

Cek in Peserta : 12 Maret 2010

Pembukaan : 13 Maret 2010

Tempat : PP. Syaichana Cholil Bangkalan Madura

Pakaian : Seragam Pencak Silat (Pagar Nusa)

Berkaitan dengan hal tersebut di atas, bersama ini mohon dapatnya menugaskan 4 (empat) Peserta sebagaimana kriteria dalam proposal.

Adapun peserta Pelatih / Pembina Pencak Silat diharapkan membawa :

1 Surat tugas dari Ketua PC Pagar Nusa Kab./Kota Setempat

2 Membayar kontribusi @ Rp. 100.000,- / peserta

3 Seragam Pencak Silat (Pagar Nusa)

4 Pas foto warna ukuran 3×4 sebanyak 4 lembar (Berseragam Pencak Silat)

5 Membawa foto kopi ijasah terakhir dan/atau surat keterangan kuliah

Selama pelaksanaan kegiatan konsumsi ditanggung peserta

Demikian atas perhatiannya dan bantuan saudara kami ucapkan terima kasih.

Wassalamualaikum wr. wb.

Pimpinan Wilayah

Ikatan Pencak Silat Nahdlotul Ulama

Pagar Nusa Jawa Timur

H. Faidlol Manan, S.Sos H. Sholahudin Fathurrohman, SH,.MSi

Ketua Sekretaris

By pagarnusa Posted in 1